-- advertise --

Ancam Penggal Kepala Jokowi, Hermawan Terancam Hukuman Mati

0

-- advertise --

RAGAMPOST.COM, Jakarta – Hermawan Susanto, pemuda yang mengancam akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo (Jokowi), ditangkap polisi di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor, Minggu (12/05/2019) pukul 08.00 WIB.

Pemuda yang sempat viral di media sosial itu kini diamankan di Polda Metro Jaya (PMJ) untuk menjalani pemeriksaan.

“Tadi pagi ditangkap petugas dari Subdit Jatanras Ditreskrimum dan sampai sekarang masih kami periksa,” kata Kabid Humas PMJ, Kombes Argo Yuwono kepada wartawan.

Atas perbuatannya, Hermawan terancam Pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa dan Pasal 27 ayat 4 jo Pasal 45 ayat 1 UU No 19 Tahun 2016 perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Argo menjelaskan, Hermawan dikenakan pasal makar karena dianggap mengancam keamanan negara. “Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 104 KUHP,” terangnya.

Seperti bunyi pasal 104 KUHP bahwa, “Makar dengan maksud untuk membunuh, atau merampas kemerdekaan, atau meniadakan kemampuan Presiden atau Wakil Presiden memerintah, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.”

Dengan demikian Hermawan, bisa saja dihukum mati atas ocehannya di media sosial beberapa waktu lalu.

Selain dikenakan pasal makar, HS, juga dikenakan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). “Pasal 27 Ayat (4) juncto Pasal 45 Ayat (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE,” jelas Argo.

Seperti diketahui, video berdurasi 20 detik menampilkan gambar seorang wanita yang berdemo di kantor Bawaslu, Jumat (11/5/2019) lalu. Tak lama kemudian, muncul seorang pria berjaket cokelat yang belakangan diketahui bernama Hermawan Susanto.

Lihat berita lainnya

Dalam rekaman video tersebut, Hermawan sempat mengeluarkan kata-kata berbau ancaman berupa pemenggalan kepala Presiden RI, Joko Widodo. “Dari Poso nih, siap penggal kepalanya Jokowi,” ujarnya di hadapan kamera.

Video tersebut viral sebelum dilaporkan Relawan pendukung Joko Widodo yang tergabung dalam organisasi Jokowi Mania. [tsr]



Reporter  : Gomes Roberto   
Editor       : Tangguh Sipria Riang
Berita Terbaru lainnya