-- advertise --

Terminal Tirtonadi Solo Dapat Dana Rp 1 Miliar Benahi 155 Kios

0

-- advertise --

RAGAMPOST.COM, Solo – Butuh anggaran sebesar Rp 1 milyar untuk penataan 155 kios dan gapura selamat datang di lingkungan Terminal Tipe A Tirtonadi Kota Solo, Jawa Tengah. Dana bantuan dari PT. Mandiri (Persero) Tbk kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) itu dikucurkan untuk menata fasilitas umum terminal.

Dalam hal ini, peningkatan kualitas pelayanan dan infrastruktur sarana maupun prasarana transportasi demi kenyamanan, keamanan dan keselamatan pengguna terminal.

Djoko berharap, Bank Mandiri dapat semakin gencar melakukan kerjasama dengan Kemenhub. Menurutnya, kehadiran BUMN untuk negeri ini memberikan warna yang lebih semarak dalam membangun pelayanan publik yang lebih baik.

“Suatu kehormatan bagi kami Kemenhub, bisa bersama-sama dengan Kemenkes, Bank Mandiri dan Unilever untuk bekerja bersinergi dalam rangka membangun suatu pelayanan yang terintegrasi,” ujar Sekretaris Jenderal Kemenhub, Djoko Sasono usai Launching Program Percontohan Nasional Terminal Sehat dan Peresmian Hasil Penataan Fasilitas Umum Terminal Tirtonadi Solo, Rabu (29/05/2019).

Sekretaris Jenderal Kemenhub, Djoko Sasono (Kiri). <b>Ist</b>

Upaya peningkatan kualitas pelayanan juga dilakukan melalui Program Menuju Terminal Sehat. Teknisnya, Kemenhub melibatkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Targetnya, Tirtonadi dapat menjadi pilot project terminal percontohan nasional menuju terminal sehat.

Ada pun bentuk kerjasama ini berupa pemasangan stiker tanda keamanan pangan dari Kemenkes pada 150 gerai makanan. Khususnya, gerai yang telah memenuhi standar kesehatan. Pemasangan juga difokuskan di tempat cuci tangan, wastafel dan pengering dengan jumah masing-masing 55 buah.

“Kalau di bandara dan pelabuhan ada namanya kesehatan pelabuhan. Tentunya suatu hal yang logis kalau pelayanan angkutan jalan juga dilengkapi hal yang demikian,” imbuh Djoko.

Namun, pihak kemenhub masih menunggu percepatan Kemenkes untuk melengkap berkas tersebut. Mengingat, stasiun dan pelabuhan-pelabuhan penyeberangan sudah cukup memadai. Dengan demikian tentu masyarakat akan menjadi lebih nyaman dalam melakukan perjalanan, apalagi transportasi dan kesehatan merupakan kebutuhan dasar.

“Harapannya dengan kerjasama ini, selain meingkatkan kenyamanan, keamanan dan keselamatan di terminal namun juga mewujudkan salah satu mimpi Kemenhub untuk membangun ‘Terminal Rasa Bandara’,” papar Sesjen.

Djoko menjelaskan, terminal sebagaimana bandara dibangun dengan tiga zona yang memberikan layanan sebagaimana dibutuhkan oleh masyarakat. Sehingga hal ini mampu merubah persepsi dan cara pandang masyarakat akan keberadaan dan fungsi terminal.

“Pemerintah melalui Kemenhub senantiasa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Khususnya untuk terminal penumpang tipe A ini, kami ingin membangun terminal bus seperti bandara. Jadi ada penerapan zonasi di terminal bus yang tentunya nanti diharapkan masyarakat akan mendapatkan layanan sebagaimana dibutuhkan,” terang Djoko.

“Zona terluar diperuntukkan bagi siapa saja yang ingin menikmati pelayanan di terminal. Tidak hanya para pelaku perjalanan tapi juga masyarakat sekitar. Kemudian masuk zona tengah, zona dimana orang yang akan melakukan perjalanan dan harus memiliki tiket. Di zona tengah ini nanti akan dikembangkan sistem check in seperti di bandara. Terakhir zona terdalam adalah zona yang betul-betul diperuntukkan kepada orang akan melakukan perjalanan sesuai dengan tujuannya,” jelasnya.

Djoko juga mengimbau kepada pihak-pihak terkait, termasuk pengelola terminal Thamrin agar selalu mengawal aspek yang berkaitan dengan keselamatan, kenyamanan, keamanan pada Terminal Tirtonadi.

“Tentunya dengan kehadiran terminal tipe A solo ini. Saya mohon kepada kawan-kawan khususnya yang mengelola terminal ini tolong untuk mengawal. Kalau nanti ada sesuatu yang menyimpang tolong diperingati,” pungkasnya.

Pada kegiatan ini, Sesjen Djoko juga berkesempatan melakukan rampcheck salah satu bus. Selain itu, ia juga turut memantau tes kesehatan para pengemudi bus.
Taka hanya Djoko, turut hadir pada kegiatan ini Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan Kirana Pritasari, Direktur Prasarana Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan Mohamad Risal Wasal, serta Senior Vice President PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk, Dadang Ramadhan. [tsr]



Reporter  : Gomes Roberto   
Editor       : Tangguh Sipria Riang
Berita Terbaru lainnya