-- advertise --

Tahun Depan, Anggaran Dana Desa Naik Jadi Rp 400 Triliun

0

-- advertise --

RAGAMPOST.COM, Jakarta – Kabar gembira untuk para penduduk di pedesaan. Program Dana Desa (DD) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) mengalami kenaikan dari Rp 257 triliun menjadi Rp 400 Triliun mulai tahun depan.

“Kenaikannya hampir dua kali lipat sebesar Rp 400 triliun,” kata Menteri Desa PDTT, Eko Putro Sandjojo kepada wartawan, Selasa (21/5/2019).

Eko mengatakan, penggunaan dana desa untuk lima tahun ke depan akan difokuskan pada pembangunan SDM dan pemberdayaan ekonomi. “Kita akan arahkan, mungkin untuk membangun desa wisata, BUMDes dan lainnya. Kalo yang kemarin kan untuk pembangunan infrastruktur,” urainya.

Untuk itu, ia meminta partisipasi dari semua pihak untuk membantu menyosialisasikan, termasuk media. “Laporkan jika ada penyelewengan. Jika ada keberhasilan dari dana desa, keberhasilan ini bisa ditiru,” paparnya.

Terkait alokasi DD, Eko menjelaskan, akan tetap menerapkan rumus 70 persen dibagi rata. Kemudian 25 persen ditambahkan jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, dan tingkat kesulitan geografis dan kemudian sisanya untuk desa terpencil. “Jadi tetap antara Rp 800 juta sampai Rp 6 miliar per desa,” terang kata Eko.

Lalu, bagaimana dengan penyerapan dana desa tahun ini? Eko mengatakan, untuk penyerapan DD tahap pertama sudah hampir 100 persen. “Untuk tahap kedua belum saya cek. Karena mungkin agak terlambat akibat Pemilu. Tapi sekarang mudah-mudahan sudah bisa berjalan lagi. Mungkin karena banyak kepala desa yang menjadi KPPS,” pungkas politisi PKB itu.

Sebelumnya, Eko menyampaikan bahwa Kemendes PDTT telah berhasil melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 yakni mengentaskan 5.000 desa tertinggal dan meningkatkan desa berkembang menjadi desa mandiri.

Target tersebut terlampaui berdasarkan data hasil pendataan Potensi Desa (Podes) 2018 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat bahwa jumlah desa tertinggal mengalami penurunan sebesar 6.518 desa dari sebanyak 19.750 desa tertinggal pada 2014 menjadi 13.232 desa tertinggal pada 2018. Sedangkan untuk desa berkembang mengalami peningkatan sebesar 3.853 desa dari 51.026 desa pada 2014 menjadi 54.879 desa pada 2018. [tsr]



Reporter  : Gomes Roberto   
Editor       : Tangguh Sipria Riang
Berita Terbaru lainnya