-- advertise --

Hanya Dua Lembaga Pemantau Pemilu Luar Negeri Yang Terakreditasi Bawaslu

0

-- advertise --

RAGAMPOST.COM, Jakarta – Ada 51 lembaga pemantau pemilu yang mendapat akreditasi dari Bawaslu. Rinciannya, 49 lembaga pemantau dari dalam negeri dan dua lembaga dari luar negeri.

“Akreditasi dari Bawaslu ini sebagai legalitas resmi dalam melakukan pemantauan Pemilu hingga hari pencoblosan, 17 April mendatang,” kata Koordinator Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Bawaslu RI, Mochammad Afifuddin dalam diskusi publik tentang Pemantauan dan Upaya Membangun Integritas Pemilu 2019 di Kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (26/03/2019).

Afif menjelaskan, berdasarkan Pasal 435-447 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, Pemantau Pemilu harus memenuhi syarat untuk bersifat independen. Selain itu, harus mempunyai sumber dana yang jelas dan teregistrasi.

“Serta memperoleh izin dari Bawaslu, Bawaslu Provinsi, atau Bawaslu Kabupaten/Kota sesuai dengan cakupan wilayah pemantauannya,” terangnya.

Saat ini, lanjut Afif, Bawaslu juga sedang memverifikasi berkas administrasi yang diajukan oleh enam lembaga. Afif berharap, jumlah pemantau pemilu yang mendaftarkan diri ke Bawaslu terus bertambah hingga tujuh hari sebelum pemungutan suara.

Selain itu, kata Afif, pendaftaran pemantau pemilu bukan hanya dapat dilakukan di Bawaslu RI. Organisasi yang hanya ingin memantau pemilu di tingkat provinsi dapat mendaftar di Bawaslu Provinsi.

Adapun, pemantau pemilu yang hanya berencana memantau penyelenggaraan pemilu di tingkat kabupaten/kota cukup mendaftarkan diri di Bawaslu Kabupaten/Kota.

“Pendaftaran bukan hanya bisa dilakukan di Bawaslu RI. Jika hanya ingin wilayah memantaunya di provinsi atau kabupaten/ kota, silahkan mendaftar ke Bawaslu provinsi atau kabupaten/kota,” demikian Afif.

Pengawasan partisipatif pemilu oleh lembaga pemantau pemilu diharapkan mampu mewujudkan pemilu yang berintegritas dan tepercaya. Bawaslu menerbitkan Peraturan Bawaslu Nomor 4 tahun 2018 tentang Pemantauan Pemilihan Umum untuk menjadi pedoman teknis dan prosedur bagi perseorangan dan lembaga yang akan melakukan pemantauan Pemilu tahun 2019. [tsr]



Reporter  : Tangguh Sipria Riang   
Editor       : Gomes Roberto
Berita Terbaru lainnya