-- advertise --

Lampung Punya Bandara Internasional Tapi Kurang Promosi, Ini Kata Menhub

0

-- advertise --

RAGAMPOST.COM, Lampung – Bandara Internasional Radin Inten II, Lampung berpotensi meningkatkan devisa negara. Apalagi jika rute penerbangan Internasional dari dan ke Lampung mulai diopersikan. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta Pemerintah setempat gencar promosi wisata daerahnya.

“Saya mengimbau kepada Pemda, kita sudah mulai dari sekarang bergiat untuk mempersiapkan tujuan-tujuan wisata dan menarik wisatawan baik dari Singapura, Malaysia, atau dari negara Asia yang lain,” jelas Menhub saat berada di Lampung Timur, Sabtu (2/2/2019).

Menhub berharap Bandara Internasional Radin Inten II dapat menarik banyak turis berkunjung ke Lampung. Mantan Dirut Angkasa Pura II itu menambahkan, kedepannya harus lebih banyak rute internasional yang menuju Lampung. Penerbangan internasional pertama di Lampung akan melibatkan maskapai Wings Air dengan rute Lampung – Bandar Udara Seletar Singapura.

“Radin Inten II sudah kita tetapkan sebagai Bandara Internasional. Kita harapkan yang paling utama adalah bagaimana Lampung bisa menarik turis dari luar. Itu yang menjadi satu keharusan. Karena kalau turis ke dalam negeri kurang dan yang ada hanya kita ke luar negeri maka itu mengurangi devisa kita. Untuk itu harus promosi,” tegas Menhub.

Menhub menceritakan pengalamannya saat membuka kegiatan promosi wisata di Silangit, Sumatera Utara. Menurutnya promosi bisa dilakukan dengan cara mengenalkan destinasi wisata daerah setempat. Termasuk makanan hingga memberikan diskon hotel untuk turis.

Promosi ini harus gencar dilakukan. Dengan demikian turis semakin mengetahui hal-hal menarik di Lampung. Menhub juga menjelaskan untuk melakukan promosi tersebut harus dibantu dari Kementerian Pariwisata dan stakeholder terkait tidak bisa dikerjakan sendiri.

“Kita harus kampanyekan secara insentif dan ini enggak bisa dikerjakan oleh seseorang saja,” demikian Menhub.

Untuk diketahui, Bandara Radin Inten II Lampung ditetapkan sebagai bandara internasional tanggal 24 November 2018. Status tersebut atas instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Menhub Budi Karya.

Jokowi menilai fasilitas di bandara tersebut sudah memenuhi syarat untuk menjadi bandara internasional. Kemudian, tanggal 25 Desember 2018 keluar Keputusan Menhub RI Nomor KP 2044 Tahun 2018 tentang Penetapan Bandar Udara Radin Inten di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung sebagai Bandar Udara Internasional.

Dalam surat keputusan tersebut diterangkan bahwa sebagai bandara internasional, Bandara Radin Inten II harus memenuhi beberapa persyaratan. Diantaranya, keselamatan, keamanan, pelayanan, unit kerja dan personel yang bertanggung jawab.

Dalam hal ini terkait pelaksanaan kepabeanan, keimigrasian, kekarantinaan dan tersedianya penerbangan internasional dari dan ke Bandara Radin Inten II. Syarat tersebut mulai berlaku sejak enam bulan setelah surat keputusan dikeluarkan. (tsr/rls)



Reporter  :   
Editor       :
Berita Terbaru lainnya