-- advertise --

Ratusan Tabloid Indonesia Barokah Sasar Masjid dan Ponpes di Bengkulu

0

-- advertise --

RAGAMPOST.COM, Bengkulu – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu, mengamankan 14 paket berisi 376 eksemplar tabloid Indonesia Barokah dari Kantor Pos Utama cabang setempat, Senin (28/1/2019).

Pihak Bawaslu Provinsi Bengkulu, membenarkan telah mengamankan ratusan eksemplar tabloid Indonesia Barokah dari kantor pos setempat.

“Ada ratusan eksemplar tabloid Indonesia Barokah kita amankan dari kantor Pos Utama Cabang Bengkulu, pada Senin (28/1). Sekarang tabloid tersebut, masih kita amankan di kantor pos setempat,” kata anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu, Patimah Siregar kepada wartawan, Selasa (29/1/2019).

Menurut Patimah, Bawaslu Provinsi Bengkulu sudah meminta pihak kantor pos setempat agar membatalkan proses pengiriman ke alamat tujuan. Pasalnya, Tabloid Indonesia Barokah itu rencananya akan dikirim ke sejumlah masjid dan pondok pesantren. Khususnya yang ada di Kota Bengkulu, Mukomuko, Bengkulu Utara dan Kabupaten Lebong.

Beberapa hari sebelum temuan itu, Bawaslu Bengkulu telah mengimbau kepada Kantor Pos setempat. Bawaslu menekankan agar pihak Pos menunda proses pengiriman ke alamat tujuan jika menerima kiriman tabloid Indonesia Barokah.

“Kita berterima kasih pada pihak kantor pos Bengkulu, karena mereka melaporkan ke Bawaslu ada kiriman tabloid Indonesia Barokah. Sehingga tabloid tersebut tidak beredar di Bengkulu,” terang Patimah.

Meski demikian, Bawaslu Bengkulu terus melakukan pemantuan peredaran tabloid Indonesia Barokah di kabupaten lain. Mulai dari Kabupaten Kaur, Rejang Lebong, Kepahiang, Seluma hingga Bengkulu Tengah.

“Meski kita sudah mengamankan ratusan eksemplar tabloid Indonesia Barokah di kantor pos setempat. Tetapi kita tetap memantau kemungkinan di kabupaten lain tabloid tersebut, sudah beredar,” ujarnya.

Untuk langkah preventif, Bawaslu Provinsi Bengkulu, telah berkoordinasi dengan Bawaslu kabupaten dan kota. Termasuk pihak kepolisian untuk mencegah jangan sampai tabloid Indonesia Barokah beredar di masyarakat. (tsr)



Reporter  :   
Editor       :
Berita Terbaru lainnya