-- advertise --

Mutasi Kabareskrim, Redakan Perang Dingin di Elit Polri

0

-- advertise --

RAGAMPOST.COM, Jakarta – Direktur Eksekutif Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane menyoroti mutasi yang dilakukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Khususnya, terkait pergantian Kabareskrim Polri dari Komjen Arief Sulstyanto kepada Irjen Idham Azis.

“(Mutasi) Kabareskrim Arif kepada Idham Azis, diharapkan perang dingin di elit polri bisa disudahi dan polri makin solid menghadapi tahun politik dan pilpres 2019,” kata Neta kepada Ragampost.com, Rabu (23/1/2019).

Menurut Neta, ada dua hal yang perlu dibenahi internal Polri di tahun politik 2019 ini. Pertama, meningkatkan kinerja intelijen agar bisa lebih peka mendeteksi dan mengantisipasi dini. “Sehingga disepanjang tahun politik tidak ada gangguan terhadap keamanan,” terangnya.

Kedua, meningkatkan soliditas di Bareskrim agar penegakan hukum bisa konsisten di sepanjang tahun politik. Sebab, tutur Neta, wilayah Jawa Tengah, Sumatera Utara dan Jakarta perlu perhatian khusus oleh polri. Agar pilpres berjalanan aman dan potensi-potensi gangguan bisa diantisipasi serta ditindak tegas.

“Artinya, mutasi polri kali ini untuk meningkatkan soliditas polri dan menghindari perang dingin antara elit di kepolisian. Terutama menyongsong pilpres,” paparnya.

Selain itu, Neta juga menanggapi terkait pergantian kekuasaan di kursi tertinggi Polda Metro Jaya. Dalam hal ini, Irjen Gatot Eddy yang dipercaya meneruskan tongkat komando Irjen Idham Azid yang promosi bintang tiga.

“Gatot yang jadi Kapolda Metro jaya punya track record baik. Apalagi Gatot selama ini menjadi ketua satgas Nusantara yang sangat dekat dengan komunitas-komuntias masyarakat. Terutama kalangan ulama,” demikian Neta.

Berikut mutasi pejabat tinggi dan menengah di tubuh Polri berdasarkan surat Telegram Rahasia (TR) Kapolri bernomor ST/ 188 /I/KEP./2019 tanggal 22 Januari 2019.

1. Irjen Idham Azis, Kapolda Metro Jaya, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabareskrim Polri
2. Irjen Gatot Eddy, Asisten Perencanaan dan Anggaran Kapolri, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Metro Jaya
3. Irjen Umar Septono, Kapolsel Sulsel, diangkat dalam jabatan baru sebagai Wairwasum Polri
4. Irjen Hamidin, Pati Densus 88 AT Polri, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Sulsel
5. Brigjen Coki Manurung, Kapolda Bengkulu, diangkat dalam jabatan baru sebagai Widya Iswara Utama Sespim Lemdiklat Polri
6. Brigjen Supratman, Wakapolda Jabar, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Bengkulu
7. Brigjen Akhmad Wiyagus, Wakapolda Bengkulu, diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolda Jabar
8. Brigjen Eddy Sumitro Tambunan, Karoinopsnal Baharkam Polri, diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolda Kaltim
9. Brigjen Lukman Wahyu Hariyanto, Wakapolda Kaltim, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Sulteng
10. Kombes Teguh Sarwono, Kabagrendafung Rorenmin Itwasum Polri, diangkatkan dalam jabatan baru sebagai Wakapolda Maluku
11. Kombes Lukas Arrry Dwiko Utomo, Wakapolda Malut, diangkat dalam jabatan baru Kabagrendafung Reronmin Itwasum Polri
12. Kombes Lukas Akbar Abriari, Wadirtipidter Bareskrim Polri, diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolda Malut
13. Brigjen Suroto, Karopsi SSDM Polri, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Malut
14. Kombes Rosyanto Yudha Hermawan, Analisis Kebijakan Madya Bidang Pidter Bareskrim Polri, diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolda Sultra

(tsr)



Reporter  :   
Editor       :
Berita Terbaru lainnya