-- advertise --

Elak Wartawan Soal Bagi-bagi BPJS, Caleg PDIP “Kabur” Naik Bentor

0

-- advertise --

RAGAMPOST.COM, Argamakmur – Calon legislatif (Caleg) DPRD Bengkulu Utara (BU), Raden Roro Ayu Dewi Wido dimintai keterangan oleh Sentra Gakkumdu, Rabu (27/2/2019) siang. Khususnya, terkait laporan dugaan pelanggaran kampanye.

Namun, Ayu memilih kabur alias menghindari wartawan yang berupaya menanyakan hasil pemeriksaan terhadap dirinya. “Maaf dulu ya,” ujarnya singkat seraya bergegas keluar ruangan Bawaslu saat dicegat wartawan.

Istri Asisten II Setdakab BU, Untung Pramono itu pun langsung menuju ke arah becak motor (bentor) yang telah menunggunya. Ia pun nekat menerobos hujan rintik-rintik agar tidak dicecar wartawan.

Untuk diketahui, Caleg PDIP itu disinyalir telah membagikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau BPJS Subsisidi pemerintah untuk menarik dukungan di Kecamatan Batik Nau. Padahal, KIS/BPJS subsidi merupakan produk negara yang semestinya disalurkan oleh pemerintah melalui dinas terkait.

Pantauan wartawan, pemeriksaan perempuan yang biasa disapa Ibu Untung ini berlangsung selama lebih kurang dua jam sejak pukul 13.00 WIB.

Sebelum Ayu, tampak juga Kepala BPJS Cabang BU, Nanang Jayadi di kantor Bawaslu, Rabu pagi. Nanang juga sempat dicecar penyidik Sentra Gakkumdu BU terkait persoalan serupa. Nanang dimintai keterangan terakit mekanisme penyaluran BPJS dan siapa saja yang berhak menyalurkan.

Sementara itu, Divisi Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu BU, Tugiran, memastikan telah memanggil tiga saksi. Antara lain, saksi yang menjadi tempat pertemuan, kepala BPJS BU, nanag Jayadi dan Caleg PDIP, Raden Roro Ayu Dewi Wido.

“Hari ini ada tiga orang yang dimintai keterangan. Salah satunya Caleg. Besok (Kamis) kita panggil saksi yang lain,” demikian Tugiran. [tsr]

 

Reporter : Sone (Kontributor Bengkulu Utara)
Editor      : Tangguh Sipria Riang



Reporter  :   
Editor       :
Berita Terbaru lainnya